Jenis Kelainan Tulang Belakang pada Anak yang Perlu Anda Ketahui

dokter tulang belakang yang bagus,dokter ortopedi yang bagus,dokter tulang terbaik,dokter ortopedi terbaikPertumbuhan di masa anak-anak akan sangat dipengaruhi oleh kondisi kesehatan sistem muskuloskeletalnya. Penting sekali bagi orang tua untuk berkonsultasi dengan dokter tulang terbaik saat mendapati adanya tanda-tanda kelainan pada sistem muskuloskeletal khususnya tulang belakang. Anda juga sebaiknya mengenali adanya beberapa jenis kelainan tulang belakang yang bisa terjadi pada anak.

Kelainan Tulang Belakang pada Anak

Kondisi kelainan yang ditemukan di tulang belakang ini bisa terjadi karena berbagai faktor penyebab. Bisa terjadi karena proses perkembangan janin kurang optimal maupun postur tubuh yang salah di masa pertumbuhan. Berikut ini adalah 3 jenis kelainan tulang belakang pada anak yang sebaiknya anda kenali sebagai bentuk langkah antisipasi:

Read More

1. Kifosis

Pertama ada kelainan tulang belakang bernama kifosis. Ini merupakan kondisi dimana bentuk tulang belakang akan melengkung keluar dengan sudut lebih dari 50 derajat. Dalam kondisi seperti ini punggung akan terlihat membungkuk sehingga postur anak terlihat sangat buruk.

Pada balita, tanda-tanda kifosis ini sudah bisa dikenali lewat perubahan bentuk tubuh si kecil. Biasanya kondisi ini bisa dilihat dari perbedaan tinggi bahu saat tubuh dalam posisi berdiri tegak. Kemudian kepala juga akan condong ke depan dibandingkan bagian tubuh lainnya. Selain itu ada perbedaan posisi tulang belikat dan bagian belakang punggung anak akan terlihat lebih tinggi ketika tubuh condong ke depan.

Kifosis bisa terjadi karena berbagai macam hal. Bisa saja terjadi karena adanya masalah metabolik dalam tubuh juga penyakit tertentu seperti brittle bone disease, scheuermann dan infeksi tulang belakang. Dapat juga dipicu oleh kebiasaan duduk miring di masa balita yang bertumpu pada bagian punggung.

2. Lordosis

Berikutnya ada kondisi kelainan tulang yang disebut lordosis. Ini merupakan kondisi dimana area bawah tulang belakang akan melengkung ke arah dalam secara signifikan. Biasanya lordosis disebabkan oleh adanya pergeseran salah satu tulang belakang ke tulang yang ada di bawahnya. Bisa juga disebabkan oleh gangguan pertumbuhan tulang dan adanya peradangan di ruang antara tulang belakang.

Lordosis harus ditangani secepat mungkin bersama dokter tulang terbaik yang sudah berpengalaman. Jika tidak ditangani maka postur tubuh si kecil bisa rusak dan anak juga bisa mengalami kesulitan untuk bergerak. Lordosis akan memicu munculnya rasa sakit yang hebat sehingga anak bisa saja merasa tidak nyaman saat beraktivitas.

3. Skoliosis

Kelainan tulang berikutnya yang juga bisa dijumpai pada anak-anak adalah skoliosis. Ini merupakan kondisi dimana tulang belakang melengkung ke samping menyerupai bentuk huruf C dan S. Umumnya kondisi skoliosis ini akan terdeteksi saat anak berusia 10 hingga 15 tahun. Mayoritas kasus ini disebabkan oleh distrofi otot dan banyak juga yang tidak diketahui penyebab utamanya.

Skoliosis biasanya akan ditandai dengan posisi bahu yang tidak sejajar dan satu tulang belikatnya akan terlihat lebih menonjol. Selain itu bagian rusuk juga terlihat lebih menonjol di satu sisi. Posisi pinggul juga bisa tidak sejajar saat tubuh berdiri tegak. Anda juga bisa melihat posisi tubuh anak biasanya akan selalu miring ke kiri jika mengalami kondisi kelainan tulang belakang skoliosis.

Kelainan tulang belakang pada anak harus segera dikonsultasikan pada dokter yang tepat. Lee Woo Guan merupakan dokter spesialis ortopedi yang sudah banyak dipercaya untuk menangani kasus-kasus semacam ini. Jika memungkinkan, segera lakukan konsultasi agar bisa diambil langkah penanganan yang tepat. Semakin dini dirawat maka akan semakin besar kemungkinannya untuk berhasil.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.